Wisata Kupu-Kupu
Sayoang, Kec. Bacan Timur
Wisata Kupu-kupu di Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memiliki habitat utama kupu-kupu endemik yang berada di Cagar Alam Gunung Sibela dan hutan-hutan sekitarnya di Pulau Bacan. Destinasi ini juga merujuk pada kegiatan pengamatan dan konservasi kupu-kupu endemik Pulau Bacan terutama Ornithoptera croesus (Wallace’s Golden Birdwing) yang habitatnya berada di kawasan hutan dan pegunungan di sekitar Bacan, termasuk wilayah yang secara administratif berdekatan dengan Desa Sayoang.
Pulau Bacan terkenal dalam sejarah biogeografi karena Alfred Russel Wallace pernah menemukan Ornithoptera croesus di sini pada 1859, sehingga kawasan ini memiliki nilai ilmiah dan konservasi tinggi. Kupu-kupu endemik langka seperti Ornithoptera croesus adalah kupu-kupu bersayap emas-hitam yang hanya ditemukan di Pulau Bacan dan masuk kategori Near Threatened (NT) dalam Daftar Merah IUCN serta dilindungi CITES Appendix II.
Pengamatan di habitat alami juga membuat wisatawan dapat mengamati berbagai jenis kupu-kupu (termasuk O. croesus, Papilio ulysses, Troides hypolitus, dan lainnya) yang mengunjungi tanaman inang/pakan seperti mussaenda dan asoka di dataran rendah hingga menengah. Serta kawasan ini menjadi laboratorium alami untuk mempelajari biodiversitas, ekologi kupu-kupu, dan upaya pelestarian spesies endemik.