Pulau Pogo-Pogo
Kusubibi, Kec. Bacan Barat
Pulau Pogo-Pogo di Desa Kusubibi adalah sebuah pulau kecil tak berpenghuni di perairan Selat Pogo-Pogo, Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang menawarkan wisata bahari dengan pasir putih, hutan mangrove, dan terumbu karang yang masih sehat untuk snorkeling dan diving.
Terletak di perairan Selat Pogo-Pogo, Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, selat ini diapit oleh dua pulau besar yaitu Pulau Bacan dan Pulau Kasiruta.
Pulau Pogo-Pogo merupakan bagian dari gugusan pulau kecil di sekitar Labuha, ibu kota Halmahera Selatan, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam menggunakan speedboat dari Pelabuhan Habibi.
Pasir putih ratusan meter menjadikan Selat Pogo-Pogo memiliki hamparan pasir putih yang luas, menciptakan pemandangan pantai tropis yang memukau dan cocok untuk bersantai, berjemur, dan fotografi.
Hutan mangrove dan hutan karet menawarkan ekosistem mangrove di sekitar selat menjadi daya tarik ekowisata, dengan vegetasi rapat yang menciptakan suasana alami dan menjadi habitat berbagai biota laut.
Terumbu karang sehat seperti perairan Pogo-Pogo menyimpan pesona bawah laut yang indah dengan biota laut dan terumbu karang yang masih sehat, menjadikannya spot favorit untuk snorkeling dan diving.
Pemandangan pulau kecil dari Pogo-Pogo menjadikan pengunjung dapat menikmati pemandangan pulau-pulau kecil tak berpenghuni di sekitarnya, seperti Raja Ampat mini, Tawale Kecil, dan Tawale Besar.
Serta aktivitas snorkeling dan diving membuat pengunjung dapat menikmati keindahan bawah laut dengan terumbu karang warna-warni dan beragam spesies ikan tropis serta pengunjung dapat berenang dan bersantai di air laut yang jernih berwarna biru kehijauan membuat destinasi ini sangat cocok untuk berenang dan bermain air di tepi pantai.
Perairan Selat Pogo-Pogo memiliki jenis ikan yang beragam, sehingga wisatawan dapat menikmati sensasi memancing ikan sambil menikmati panorama bawah laut. Serta menyusuri hutan mangrove dengan perahu kecil untuk mengamati ekosistem pesisir dan burung-burung laut.