Pulau Ambatu
Pelita, Kec. Mandioli Utara
Pulau Ambatu di Desa Pelita, Bacan, adalah sebuah pulau kecil bersejarah di wilayah Kesultanan Bacan yang kini sedang dikembangkan menjadi destinasi wisata agromaritim dengan pemandangan laut dan alam yang masih asri, serta menyimpan jejak peradaban Islam berupa bekas bangunan masjid di “Kampung Tua Ambatu”.
Lokasi destinasinya terletak di perairan Desa Pelita, Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, secara geografis berhadapan dengan Pulau Mandioli Utara.
Kampung Tua Ambatu merupakan salah satu pulau terkecil di wilayah Bacan yang memiliki rekam jejak peradaban Islam sejak masa Kesultanan Bacan, meski belum banyak terdokumentasi dalam buku sejarah umum.
Di pulau ini terdapat bekas bangunan masjid yang pernah menjadi pusat aktivitas warga Desa Pelita pada libur Lebaran, warga setempat rutin membersihkan area bekas masjid tersebut sebagai bentuk pelestarian memori kolektif.
Sejak akhir 2025, Pemerintah Desa Pelita mendorong pengembangan Pulau Ambatu sebagai destinasi wisata agromaritim, menggabungkan potensi pertanian/perikanan (padi gogo, jagung, padi sawah tadah hujan) dengan keindahan laut dan alam pulau.
Kepala Desa Pelita menyebut Ambatu sebagai “surga tersembunyi di wilayah Mandioli” dengan pemandangan laut dan alam yang luar biasa, meski belum banyak dikenal wisatawan.
Aktivitas yang berpotensi dikembangkan yaitu wisata sejarah (Kampung Tua & bekas masjid), wisata alam (pantai, snorkeling), dan wisata edukasi agromaritim (melihat kegiatan pertanian/padi/jagung di pulau).