Logo Permata Halsel Permata Halsel Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halmahera Selatan
Benteng Ompu Asal

Benteng Ompu Asal

Kasiruta Dalam, Kec. Kasiruta Timur

Benteng Ompu Asal di Desa Kasiruta Dalam adalah situs bersejarah berupa buktit/tempat hijrah Sultan Pertama Bacan dari Pulau Makian ke Kasiruta, yang kini menjadi lokasi napak tilas sejarah Kesultanan Bacan di Halmahera Selatan. Namun situs ini lebih berfungsi sebagai tempat ziarah dan ritual adat daripada benteng fisik yang terkelola sebagai objek wisata konvensional. Terletak di Desa Kasiruta Dalam, Kecamatan Kasiruta, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, di atas Bukit Ompu Asal yang dapat diakses dari desa dengan perahu sampan dilanjutkan pendakian singkat. “Ompu” dalam bahasa setempat berarti leluhur/eyang, sehingga “Ompu Asal” merujuk pada tempat leluhur Kesultanan Bacan pertama kali menetap setelah hijrah dari Makian. Ompu Asal diketahui sebagai wilayah tempat hijrah Sultan Pertama Bacan dari Bokimiake (Makian) menuju Pulau Bacan untuk melangsungkan syiar Islam, sebelum akhirnya bertahta di Kasiruta dan kemudian pindah ke Labuha. Dalam rangkaian Napak Tilas Dauri Tahane (2024), Bupati Halmahera Selatan bersama Sultan Bacan ke-22 melakukan ziarah dan munajat di Bukit Ompu Asal, menegaskan situs ini sebagai bagian dari memori kolektif Kesultanan Bacan. Rute hijrah yang diakui secara adat, dari Tahane (Makian) → Bokima’ake → Talimau → Kasiruta Dalam (Ompu Asal) → Labuha, dengan Kasiruta menjadi pusat dinasti Limau Sigara selama hampir tiga abad. Wisata sejarah dan ziarah menjadikan pengunjung dapat mengikuti jejak napak tilas Kesultanan Bacan, memahami rute hijrah, dan menghormati situs leluhur di atas bukit. Pemandangan alam dari lokasi di atas bukit dengan sisi sungai Kasiruta menawarkan pemandangan lembah dan pesisir yang tenang, cocok untuk refleksi dan fotografi lanskap. Nilai edukasi yang didapat dari situs sejarah dan budaya ini menjadi media pembelajaran tentang sejarah Islam di Maluku Utara, peran Kesultanan Bacan, dan tradisi maritim kepulauan.